INFORMASI DESA DI UJUNG JARI

Aceh

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tanggal 29 Desember 2017, luas daerah Provinsi Aceh adalah 5.795.600 hektar. Luas wilayah Provinsi Aceh hanya sekitar 3,02 persen dari luas Indonesia. Sementara itu, berdasarkan informasi Kementerian Dalam Negeri Tahun 2019, jumlah pulau di Provinsi Aceh sebanyak 331 pulau. Adapun total luas suaka alam/objek wisata alam yang tersebar di wilayah Provinsi Aceh adalah seluas 399.917,38 hektar, sekitar 6,9 persen dari luas wilayah Provinsi Aceh. Taman Wisata Alam/Laut Pulau Banyak mempunyai luas wilayah lebih separuh dari luas suaka alam/objek wisata alam yang ada di Provinsi Aceh, yaitu 205.720,24 hektar.

Sumatera Utara

Provinsi Sumatera Utara berbatasan dengan Provinsi Aceh di sebelah Utara, Negara Malaysia (Selat Malaka) di sebelah Timur, Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Barat di sebelah Selatan, dan di sebelah Barat berbatasan dengan Samudera Hindia. Tingkat kemiringan tanah di Sumatera Utara antara 0-12 % seluas 65,51 persen, antara 12-40 % seluas 8,64 persen, dan di atas 40 % seluas 24,28 persen. Sedangkan luas wilayah Danau Toba 112.920 ha atau 1,57 persen. Wilayah bagian Timur relatif datar, bagian Tengah bergelombang sampai berbukit dan bagian Barat merupakan dataran bergelombang.

Sumatera Barat

Sumatera Barat terletak di bagian barat Pulau Sumatera dan sekaligus berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Utara. Secara astronomis, Sumatera Barat terletak antara 0° 54’ Lintang Utara dan 3° 30’ Lintang Selatan serta 98° 36’ dan 101° 53’ Bujur Timur. Provinsi Sumatera Barat memiliki luas wilayah 42.252,24 km persegi. Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan kabupaten dengan wilayah terluas, yakni 6.011,35 km persegi, sedangkan Kota Padang Panjang memiliki luas daerah terkecil yakni hanya 23,00 km persegi.

Riau

Provinsi Riau terdiri dari 12 kabupaten/kota. Ibukota kabupaten/kota yang terdapat di Provinsi Riau berjarak antara 48 km hingga 211 km dari ibukota provinsi dan berada pada ketinggian sekitar dua hingga 91 meter dari permukaan laut. Wilayah Provinsi Riau memiliki luas 87.023,66 km persegi, dan itu berarti setara dengan 18,4 persen dari wilayah Pulau Sumatera. Kabupaten Pelalawan adalah kabupaten dengan luas wilayah terbesar yaitu 12.758,45 km persegi. Sedangkan wilayah dengan luas terkecil adalah Kota Pekanbaru dengan luas 632,27 km persegi.

Jambi

Provinsi Jambi mempunyai luas 53.435 km persegi, dengan luas daratan 50.160,05 km persegi dan luas perairan sebesar 3.274,95 km persegi. Luasan tersebut merupakan 2,62 persen dari total luas daratan Indonesia, dan sebesar 10,4 persen dari total luas daratan pulau Sumatera. Kabupaten Merangin merupakan kabupaten dengan wilayah terluas, yaitu 7.679 km persegi, sedangkan Kota Jambi memiliki luasan wilayah terkecil dengan luas hanya 205,43 km persegi.

Sumatera Selatan

Sumatera Selatan yang berada di pulau Sumatera bagian selatan yang dikenal sebagai Provinsi Sumatera Selatan didirikan pada tanggal 12 September 1950. Pada pendiriannya mencakup daerah Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung. Keempat wilayah yang terakhir disebutkan kemudian masing-masing membentuk provinsi tersendiri. Letak Provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jambi di sebelah utara, Provinsi Lampung di sebelah selatan, Provinsi Bangka Belitung di sebelah timur dan Provinsi Bengkulu di sebelah barat. Secara geografis, Sumatera Selatan terletak pada posisi 1 derajat sampai 4 derajat Lintang Seatan dan antara 102 derajat sampai 106 derajat Bujur Timur. Luas wilayah Sumatera Selatan adalah 91.592,43 km persegi yang terbagi menjadi 17 wilayah administratif, yaitu 13 kabupaten dan 4 kota, dengan Kota Palembang sebagai ibukota provinsi.

Bengkulu

Provinsi Bengkulu terletak di sebelah Barat pegunungan Bukit Barisan. Luas wilayah Provinsi Bengkulu mencapai lebih kurang 1.991.933 hektar atau 19.919,33 kilometer persegi. Wilayah Provinsi Bengkulu memanjang dari perbatasan Provinsi Sumatera Barat sampai ke perbatasan Provinsi Lampung dan jaraknya lebih kurang 567 kilometer. Provinsi Bengkulu berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia pada garis pantai sepanjang lebih kurang 525 kilometer. Bagian timurnya berbukit-bukit dengan dataran tinggi yang subur, sedangkan pada bagian barat merupakan dataran rendah yang relatif sempit, memanjang dari utara ke selatan diselingi daerah yang bergelombang.

Lampung

Luas wilayah Provinsi Lampung adalah 34,62 ribu km persegi (1,84 persen dari wilayah Indonesia). Wilayah terluas adalah Kabupaten Lampung Timur (5,33 ribu km persegi) sedangkan wilayah terkecil adalah Kota Metro (61,79 km persegi). Provinsi Lampung berada pada ketinggian antara 0–900 meter di atas permukaan laut (mdpl). Wilayah tertinggi adalah Kabupaten Lampung Barat (896,96 mdpl) sedangkan wilayah terendah adalah Kabupaten Pesisir Barat (3,40 mdpl) .

Kep. Bangka Belitung

Sebagai wilayah kepulauan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki luas laut yang lebih besar dibandingkan dengan luas daratannya. Sekitar 79,90 persen dari total wilayah merupakan wilayah laut, dan hanya 20,10 persennya yang merupakan wilayah daratan. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari 6 kabupaten dan 1 kota yang terletak di dua pulau besar yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Tahun 2019, jumlah penduduk di Negeri Serumpun Sebalai diproyeksi mencapai 1.488.792 jiwa.

Kepulauan Riau

Provinsi Kepulauan Riau terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 25 tahun 2002 merupakan provinsi ke-32 di Indonesia yang mencakup Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas. Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu provinsi di Indonesia secara geografis terletak pada posisi yang sangat strategis dan berbatasan langsung dengan beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Kamboja. Provinsi Kepulauan Riau mempunyai luas daratan sebesar 8.201,72 km persegi. Provinsi Kepulauan Riau hampir 95 persennya adalah lautan dan terdiri dari banyak pulau-pulau kecil, sehingga jarak terjauh sekitar 440 km antara Tanjungpinang dan Natuna.

DKI Jakarta

Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta terletak pada posisi 6°12’ LS dan 106°48’ BT serta terbentang pada hamparan tanah seluas 662,33 km persegi. Dengan luas wilayah kurang dari 0,04 persen dari total luas wilayah daratan Indonesia namun dihuni oleh 4 persen dari total penduduk Indonesia. DKI Jakarta juga memiliki tidak kurang dari 110 pulau yang terletak di Kabupaten Kepulauan Seribu, namun hanya sekitar setengahnya saja yang berpenghuni. Secara geografis Jakarta berbatasan dengan Provinsi Banten disebelah barat dan Provinsi Jawa Barat di timur dan selatan serta Laut Jawa di utara. Di bagian utara terbentang pantai sepanjang ± 35 km tempat bermuaranya 13 sungai dan 2 kanal (Sumber: Dinas PU DKI Jakarta). Data dari Dinas Pekerjaan Umum Pemprov DKI Jakarta menyatakan bahwa 73% kelurahan di DKI Jakarta dilalui aliran sungai. Hal ini mengakibatkan tingginya potensi terjadinya bencana banjir khususnya pada musim penghujan.

Jawa Barat

Berdasarkan posisi geografisnya, Provinsi Jawa Barat memiliki batas-batas: Utara, dengan Laut Jawa dan Provinsi DKI Jakarta; Timur, dengan Provinsi Jawa Tengah; Selatan, dengan Samudra Indonesia; dan Barat, dengan Provinsi Banten. Secara administratif Jawa Barat terbagi menjadi 27 Kabupaten/Kota, atau terdiri dari 18 Kabupaten dan 9 Kota, dengan kota Bandung sebagai ibukota Provinsi. Tiga kabupaten terluas di Jawa Barat adalah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Garut. Luasnya mencapai 31,26 persen terhadap total wilayah Jawa Barat. Untuk daerah 3 kota terluas di Jawa Barat yaitu Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya.

Jawa Tengah

Jawa Tengah merupakan provinsi yang strategis secara geografi, astronomi maupun geologi. Secara geografi, Jawa Tengah diapit oleh tiga provinsi, laut dan samudra. Batas yang mengapit Jawa Tengah adalah Laut Jawa di sebelah utara, Provinsi Jawa Timur di sebelah timur, Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, serta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Samudra Indonesia di sebelah selatan. Kondisi topografi wilayah Jawa Tengah beraneka ragam, meliputi daerah pegunungan dan dataran tinggi yang membujur sejajar dengan panjang pulau Jawa di bagian tengah; dataran rendah yang hampir tersebar di seluruh wilayah; dan pantai yaitu pantai Utara dan Selatan. Kemiringan lahan dapat menjadi dasar pertimbangan untuk kesesuaian pemanfaatan dan fungsi penggunaan lahan.

Banten

Luas wilayah Banten mencapai 9.663 km persegi atau sekitar 0,51 persen dari luas seluruh daratan Indonesia. Berarti, Banten adalah provinsi dengan luas wilayah terkecil kelima di Indonesia setelah Kepulauan Riau (0,43 persen), Bali (0,30 persen), DI Yogyakarta (0,16 persen) dan DKI Jakarta (0,03 persen). Kondisi topografi wilayah Banten pada umumnya merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 0 sampai 200 m dpl. Sementara daerah Lebak Tengah, sebagian kecil wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang memiliki ketinggian 201 – 2.000 m dpl. Adapun ketinggian daerah Lebak Timur berkisar antara 501 sampai 2.000 m dpl, yang terdapat di sekitar Puncak Gunung Sanggabuana dan Gunung Halimun. kemacetan dan kriminalitas paling rendah di Provinsi Lampung. Dalam hal pariwisata daerah ini memliki kesamaan dengan kota Bandar Lampung masih perlu memerlukan dukungan dan upaya yang lebih optimal dalam pengembangan pariwisatanya. Pariwisata yang terkenal di daerah ini adalah Masjid Taqwa yang merupakan bangunan bersejarah peninggalan Belanda.

Jawa Timur

Wilayah Provinsi Jawa Timur bagian utara berbatasan dengan Laut Jawa, bagian timur berbatasan dengan Selat Bali, bagian selatan berbatasan dengan Samudera Hindia, dan bagian barat berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah. Luas wilayah Jawa Timur, adalah seluas 47.799,75 km persegi.

Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari 4 kabupaten dan 1 kota, yaitu: Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta.

Bali

Bali sebagai salah satu surga pariwisata dunia, tak pernah berhenti memancarkan keindahan alam dan budayanya. Salah satu yang membuat Bali itu unik karena diterapkannya kearifan budaya lokal yang disebut dengan Tri Hita Karana dalam keseharian masyarakat Bali. Tri Hita Karana dapat diartikan sebagai tiga penyebab kebahagiaan yang terdiri dari, hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhannya, hubungan harmonis antara sesama umat dan hubungan harmonis manusia dengan lingkungannya. Keharmonisan Cultural Tourism tersebut menjaga keberlangsungan pariwisata Bali selama ini. Secara geografis, Provinsi Bali termasuk sebagai bagian dari Kepulauan Sunda Kecil. Terdiri dari Pulau Bali sebagai pulau utama, lima pulau besar lainnya (Nusa Penida, Nusa Ceningan, Nusa Lembongan, Serangan dan Menjangan) serta 27 pulau kecil lainnya, yang sebagian besar lokasinya berada pada Kabupaten Klungkung. Memiliki luasan sekitar 5.780 km persegi, Pulau Bali sendiri tercatat cukup kecil dibanding dengan pulaupulau di kawasan Nusa Tenggara, namun dibanding dengan Singapura, luasan Pulau Bali delapan kali lebih luas.

Nusa Tenggara Barat

Berdasarkan posisi geografisnya, Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki batas-batas: UtaraLaut Jawa dan Laut Flores; Selatan-Samudera Hindia; BaratSelat Lombok dan Provinsi Bali; Timur-Selat Sape dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Nusa Tenggara Barat terdiri dari 10 kabupaten/kota yang terletak di dua pulau besar yaitu: Pulau Lombok terdiri dari kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kota Mataram. Pulau Sumbawa terdiri dari kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima.

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan wilayah kepulauan yang terletak di selatan khatulistiwa pada posisi 8-12° Lintang Selatan dan 118°-125° Bujur Timur. Luas wilayah daratan NTT sekitar 47.931,54 km persegi. Berdasarkan posisi geografisnya, Provinsi NTT memiliki batas-batas: Utara-Laut Flores, Selatan-Samudra Hindia; Barat-Provinsi Nusa Tenggara Barat; Timur-Negara Timor Leste. Provinsi NTT terdiri dari 21 kabupaten dan 1 kota yang terletak di tiga pulau besar dan beberapa pulau-pulau kecil, antara lain: Pulau Timor (Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Malaka); Pulau Sumba (Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat daya (SBD)); Pulau Flores (Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Flores Timur); Pulau-Pulau Kecil (Alor, Lembata, Rote Ndao, dan Sabu Raijua).

Kalimantan Barat

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang berbatasan langsung melalui darat dengan luar negeri yaitu di sebelah utara dengan Serawak-Malaysia Timur. Sedangkan di sebelah timur berbatasan dengan Kalimantan Timur, di sebelah selatan dengan Laut Jawa, dan di sebelah barat dengan Laut Natuna dan Selat Karimata. Provinsi Kalimantan Barat terletak di bagian barat pulau Kalimantan atau antar 2°08' lintang utara - 3°02’ lintang selatan,diantara 108o30’Bujur Timur dan 114°10’Bujur Timur. Berdasarkan letak geografis yang spesifik ini, maka Provinsi Kalimantan Barat tepat dilalui oleh garis Khatulistiwa (garis lintang 0°) tepatnya di atas Kota Pontianak.

Kalimantan Tengah

Provinsi Kalimantan Tengah terletak pada posisi 0°45’ Lintang Utara - 3°30’ Lintang Selatan dan 110°45 - 115°51 Bujur Timur. Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi yang dilewati garis khatulistiwa dan memiliki wilayah terluas di Pulau Kalimantan atau sekitar 8,01 persen dari total luas daratan Indonesia. Keberadaan sebelas sungai besar dan tidak kurang dari 33 sungai kecil/anak sungai, menjadi salah satu ciri khas Provinsi Kalimantan Tengah. Salah satunya Sungai Barito dengan panjang mencapai 900 km dengan kedalaman berkisar antara enam hingga empat belas meter, yang menjadikan Sungai Barito menjadi sungai terpanjang di Kalimantan Tengah dan dapat dilayari hingga 700 km.

Kalimantan Selatan

Letak astronomis Provinsi Kalimantan Selatan berada di antara 1°21’49” hingga 4°10’14” lintang selatan dan 114°91’13” hingga 116°33’28” pada bujur timur. Sedangkan dari letak geografisnya, provinsi paling kecil di Kalimantan ini berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah selatan dan Selat Makasar di sebelah timur. Sementara di sebelah barat berbatasan langsung dengan daratan Provinsi Kalimantan Tengah, dan sebelah utara dengan Kalimantan Timur. Luas wilayah Kalimantan Selatan mencapai 3.874.423 Ha atau setara dengan 7,12 persen dari luas Pulau Kalimantan (bagian Indonesia). Pada level nasional, dengan luasan tersebut, wilayah Kalimantan Selatan hanya meliputi 2,02 persen dari total luas negara Indonesia.

Kalimantan Timur

Kalimantan Timur adalah Provinsi terluas ketiga di Pulau Kalimantan setelah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, dan terluas keempat di Indonesia yaitu seluas 127.346,92 km persegi. Adapun secara geografis, batas-batas wilayah Provinsi Kalimantan Timur di sebelah Utara : Provinsi Kalimantan Utara dan Negara Malaysia; Selatan : Provinsi Kalimantan Selatan; Barat : Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah; Timur : Laut Sulawesi dan Selat Makasar. Kalimantan Timur dibagi menjadi 10 Kabupaten, dengan kabupaten terluas adalah Kabupaten Kutai Timur mencapai 24,38 persen dari luas provinsi.

Kalimantan Utara

Provinsi Kalimantan Utara merupakan sebuah Provinsi di Pulau Kalimantan yang memiliki luas ± 75.467,70 km persegi, terletak pada posisi antara 114°.35’22”–118°.03’00” bujur timur dan 1°.21’36”–4°.24’55” lintang utara. Berdasarkan posisi geografisnya, Provinsi Kalimantan Utara memiliki batas-batas di Utara: Negara Sabah (Malaysia); Selatan: Provinsi Kalimantan Timur; Barat: Negara Serawak (Malaysia); Timur: Laut Sulawesi.

Sulawesi Utara

Sulawesi Utara (disingkat Sulut) adalah salah satu provinsi yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi dengan ibu kota terletak di kota Manado. Sulawesi Utara atau Sulut berbatasan dengan Laut Maluku dan Samudera Pasifik di sebelah timur, Laut Maluku dan Teluk Tomini di sebelah selatan, Laut Sulawesi dan provinsi Gorontalo di sebelah barat, dan provinsi Davao del Sur (Filipina) di sebelah utara. Penduduk Sulawesi Utara pada tahun 2020 berjumlah 2.621.923 jiwa, dan luas wilayahnya adalah 13.892,47 km persegi. Sulawesi Utara memiliki kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 287 pulau dengan 59 di antaranya berpenghuni. Wilayah administratif Sulawesi Utara terbagi menjadi 4 kota dan 11 kabupaten dengan 1.664 desa/kelurahan. Sulawesi Utara terbagi menjadi dua zona yaitu zona selatan yang berupa dataran rendah dan dataran tinggi serta zona utara yang meliputi kepulauan. Zona ekonomi eksklusif Sulawesi Utara mencapai 190.000 km persegi dengan pesisir pantai sepanjang 2.395,99 km dan luas hutan mencapai 701. 885 hektare. Wilayah Sulawesi Utara juga memiliki banyak gunung berapi.

Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah merupakan salah satu provinsi di Pulau Sulawesi. Di bagian utara berbatasan dengan Laut Sulawesi dan Provinsi Gorontalo, bagian timur berbatasan dengan Provinsi Maluku, bagian selatan berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara, dan bagian barat berbatasan dengan Selat Makassar. Letak geografis Sulawesi Tengah pada posisi 20 22’ Lintang Utara dan 30 48’ Lintang Selatan, serta 1190 22’ - 1240 22’ Bujur Timur. Luas wilayah Sulawesi Tengah yang berupa daratan sebesar 61.841,29 km persegi . Wilayah kabupaten/kota terluas yaitu Kabupaten Morowali Utara sebesar 10.004,28 km persegi (16,18%) dan wilayah terkecil yaitu Kabupaten Banggai Laut yaitu 725,67 km persegi (1,17%).

Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan (disingkat Sulsel) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan pulau Sulawesi. Pusat pemerintahan atau ibukota provinsi berada di kota Makassar. Pada tahun 2020, penduduk Sulawesi Selatan berjumlah 9.073.509 jiwa, dengan kepadatan 194,22 jiwa/km². Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi selatan pada tahun 2020 yakni 71,93 (Urutan ke-12 di Indonesia), urutan ke dua di Sulawesi setelah provinsi Sulawesi Utara, yakni 72,93 (Urutan ke-6 di Indonesia).

Sulawesi Tenggara

Sulawesi Tenggara (disingkat Sultra) merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak bagian tenggara pulau Sulawesi dengan ibu kota Kendari. Provinsi Sulawesi Tenggara terletak di Jazirah Tenggara Pulau Sulawesi, secara geografis terletak di bagian selatan garis khatulistiwa di antara 02°45' – 06°15' Lintang Selatan dan 120°45' – 124°30' Bujur Timur serta mempunyai wilayah daratan seluas 38.140 km² (3.814.000 ha) dan perairan (laut) seluas 110.000 km² (11.000.000 ha).

Gorontalo

Gorontalo adalah provinsi di Indonesia yang lahir pada tanggal 5 Desember 2000[8] dan memiliki ibu kota provinsi bernama sama yaitu, Kota Gorontalo. Sama halnya dengan ibu kotanya, Provinsi Gorontalo terkenal dengan julukan "Serambi Madinah". Dalam catatan sejarah Indonesia, satu-satunya Presiden RI yang berasal dari Suku Gorontalo adalah Presiden Republik Indonesia ke-3, Prof. DR. Ing. B.J. Habibie, dari garis keturunan ayahnya yang memiliki marga Habibie, yaitu Alwi Abdul Jalil Habibie.[9] Provinsi Gorontalo terletak pada Semenanjung Gorontalo di Pulau Sulawesi, tepatnya di bagian barat dari Provinsi Sulawesi Utara. Luas wilayah provinsi ini 12.435,00 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 1.166.142 jiwa (2018), dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0.91%.[10] Provinsi Gorontalo memiliki 77 kecamatan dengan jumlah total desa dan kelurahan sebanyak 732. Wilayah daratan dari provinsi Gorontalo sebagian besar merupakan perbukitan, pegunungan dengan ketinggian yang beragam serta sungai-sungai. Gorontalo juga memiliki pesisir pantai sepanjang 655,8 km.[11] Seiring dengan munculnya pemekaran wilayah yang berkenaan dengan otonomi daerah di era Reformasi, provinsi ini kemudian dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000, tertanggal 22 Desember dan menjadi provinsi ke-32 di Indonesia.

Sulawesi Barat

Sulawesi Barat (disingkat Sulbar) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian barat Sulawesi. Ibu kotanya terletak di Mamuju, Kabupaten Mamuju. Luas wilayahnya sekitar 16,796.19 km².

Maluku

Maluku adalah sebuah provinsi yang meliputi bagian selatan Kepulauan Maluku, Indonesia. Provinsi ini berbatasan dengan Laut Seram di Utara, Samudra Hindia dan Laut Arafura di Selatan, Papua di timur, dan Sulawesi di Barat.[6] Ibu kota dan kota terbesarnya ialah kota Ambon. Provinsi Maluku berada di urutan ke-28 provinsi menurut jumlah penduduk di Indonesia, dimana pada tahun 2020, populasi provinsi Maluku berjumlah 1.848.923 jiwa.[2][7] Sebelum masa penjajahan, Maluku menjadi poros perdagangan rempah dunia dengan cengkih dan pala sebagai barang dagangan utama. Hal ini membuat Maluku dijuluki sebagai "Kepulauan Rempah" hingga hari ini. Rakyat Maluku berdagang dengan para pedagang dari berbagai daerah di Nusantara maupun mancanegara seperti pedagang-pedagang Tionghoa, Arab, dan Eropa. Kekayaan rempah ini pun menjadi daya tarik bangsa-bangsa Eropa yang pada akhirnya menguasai Maluku, dimulai oleh Portugis dan terakhir Belanda.[8]

Maluku Utara

Maluku Utara (disingkat Malut) merupakan provinsi bagian Timur Indonesia yang resmi terbentuk pada 4 Oktober 1999 yang sebelumnya menjadi kabupaten dari Provinsi Maluku bersama dengan Halmahera Tengah, berdasarkan UU RI Noor 46 Tahun 1999 dan UU RI Nomor Tahun 2003. Kepadatan penduduk Maluku Utara hingga pada akhir tahun 2020 mencapai 40,81 jiwa/km2 dengan jumlah penduduk mencapai 2.305.158 jiwa. Saat awal pendirian Provinsi Maluku Utara, ibu kota ditempatkan di Kota Ternate berlokasi di kaki Gunung Gamalama dalam kurun waktu kurang lebih 11 tahun, hingga pada 4 Agustus 2010 setelah adanya masa transisi dan persiapan pembangunan, Maluku Utara memindahkan ibukota Maluku Utara ke Sofifi, salah satu kelurahan di Oba Utara, kota Tidore Kepulauan. Kelurahan Sofifi letaknya berada di Pulau Halmahera, pulau terbesar di Maluku Utara.[7]

Papua

Papua adalah provinsi yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur wilayah Papua milik Indonesia. Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini. Provinsi Papua sebelumnya bernama Irian Jaya yang mencakup seluruh wilayah Pulau Papua. Sejak tahun 2003 dibagi menjadi dua provinsi, dengan bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya memakai nama Papua Barat (Pabar). Provinsi Papua memiliki luas 312.224,37 km2 dan merupakan provinsi terbesar dan terluas pertama di Indonesia[7][8]

Papua Barat

Papua Barat (dahulu Irian Jaya Barat) adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di ujung barat Pulau Papua. Wilayah Papua Barat mencakup Semenanjung Domberai, Bomberai, Wondiwoi, serta Kepulauan Raja Ampat. Ibukota provinsi ini terletak di Manokwari dengan kota terbesarnya di Sorong. Provinsi ini dimekarkan dari Provinsi Papua melalui Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999. Pada awalnya pembentukan provinsi ini mendapatkan penolakan dari masyarakat sehingga implementasi dari pemekaran ini baru dilaksanakan melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2003[5][6]. Walaupun pada 11 November 2004 Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa dasar hukum pembentukan Provinsi Irian Jaya Barat sudah tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat, namun keberadaan provinsi ini dinyatakan tetap sah[7]. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2007, nama Irian Jaya Barat diubah menjadi Papua Barat. Papua Barat sebagai pemekaran dari Provinsi Papua merupakan provinsi yang memiliki status otonomi khusus.